Aku Memilih Merahasiakan

Aku memilih merahasiakan perkara-perkara penting dalam hidupku..

Dan cukuplah ia mengalir dalam do’a-do’a di sepertiga malam ku, selepas shalat ku, di sujud panjang ku, di perjalanan ku, dalam keterdzaliman, dan di tengah derasnya hujan..

Aku memilih merahasiakan rasa yg nyatanya memang sulit dibahasakan kepada semesta..

Tapi, Allah sangat mengerti setiap rasa yg hadir menyesak dalam dada.. Bahkan bila diri sendiri tak mampu mendeskripsikannya, Allah tahu.. Sangat tahu..

Aku memilih merahasiakan..untuk memperoleh ketenangan..

Aku memilih merahasiakan..lalu sibuk berbenah dan berharap..

Aku memilih merahasiakan hingga takdir yg membuka tabirnya..

Advertisements

4 thoughts on “Aku Memilih Merahasiakan

  1. “Aku memilih merahasiakan rasa yg nyatanya memang sulit dibahasakan kepada semesta..
    Tapi, Allah sangat mengerti setiap rasa yg hadir menyesak dalam dada.. Bahkan bila diri sendiri tak mampu mendeskripsikannya” Nida ini bener banget, ah Nid kapan kita bertemu lagi, aku rindu kita cerita lagi tentang hal-hal yang sulit diungkap dengan bahasa :” Nida semangat 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s